Makna dan Arti Cinta

Bila telapak tangan berkeringat,
hati dag dig dug ketika di sampingnya,
suara bagai tersangkut di tenggorokan,
itu bukan cinta… tetapi SUKA.

Bila tangan tidak dapat berhenti
memegang, menyentuhnya atau
ingin selalu dirinya merangkul, membelai
atau bahkan meraba Anda,
itu bukan cinta… tetapi BIRAHI.
Bila menginginkannya karena tahu ia akan
selalu berada di sampingmu,
menemanimu sms, telepon bahkan sampai
larut malam, itu bukan cinta…  tetapi KESEPIAN.

Bila hatimu sedih jika dia pergi jauh,
ragu ketika dia tidak pernah kembali,
itu bukan cinta…  tetapi KEHILANGAN.
Bila menerima pernyataan cintanya karena
tak mau menyakiti hatinya,
itu bukan cinta… tetapi BELAS KASIHAN.
Bila bersedia memberikankan semua yang
kamu sukai demi dia,
itu bukan cinta… tetapi KEMURAHAN HATI.

Bila kamu bangga akan penampilannya,
kecantikannya, ketampanannya, kekayaannya,
kepintarannya, mobil barunya, profesinya,
dan selalu ingin memamerkannya bahkan
kepada semua orang,
itu bukan cinta… tetapi KEMUJURAN.

Bila kamu katakan padanya bahwa ia
adalah satu-satunya hal yang kamu pikirkan,
ia adalah satu-satunya yang akan kau
jaga dengan setia,
itu bukan cinta…  tetapi KATA-KATA GOMBAL.

Arti MENCINTAINYA :

Ketika kamu mampu menerima kesalahan dia,
kelemahan dirinya, keterbatasan kekuatan
fisiknya, karena itu adalah bagian dari kepribadiannya.

Ketika kamu rela memberikan waktumu, hatimu, kehidupanmu, bahkan kematianmu.

Ketika hatimu tercabik bila dia sedih & gagal dalam usaha serta cita-citanya,
dan berbunga-bunga bila ia bahagia, sukses meraih impiannya.

Ketika kamu menangis untuk kepedihannya biar pun ia cukup tegar menghadapinya.
Ketika kamu tertarik kepada orang lain tetapi kamu masih SETIA bersamanya.

CINTA adalah PENGORBANAN
MENCINTAI
berarti MEMBERI DIRI.
CINTA adalah KEMATIAN ATAS SIFAT EGOIS
dan EGOSENTRIS.
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah CINTA…

Semua diatas adalah kata-kata perumpamaan, tapi awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam orang lain.

sumber: email bergulir

Makna dan Arti Cinta

Bila telapak tangan berkeringat,
hati dag dig dug ketika di sampingnya,
suara bagai tersangkut di tenggorokan,
itu bukan cinta… tetapi SUKA.

Bila tangan tidak dapat berhenti
memegang, menyentuhnya atau
ingin selalu dirinya merangkul, membelai
atau bahkan meraba Anda,
itu bukan cinta… tetapi BIRAHI.
Bila menginginkannya karena tahu ia akan
selalu berada di sampingmu,
menemanimu sms, telepon bahkan sampai
larut malam, itu bukan cinta…  tetapi KESEPIAN.

Bila hatimu sedih jika dia pergi jauh,
ragu ketika dia tidak pernah kembali,
itu bukan cinta…  tetapi KEHILANGAN.
Bila menerima pernyataan cintanya karena
tak mau menyakiti hatinya,
itu bukan cinta… tetapi BELAS KASIHAN.
Bila bersedia memberikankan semua yang
kamu sukai demi dia,
itu bukan cinta… tetapi KEMURAHAN HATI.

Bila kamu bangga akan penampilannya,
kecantikannya, ketampanannya, kekayaannya,
kepintarannya, mobil barunya, profesinya,
dan selalu ingin memamerkannya bahkan
kepada semua orang,
itu bukan cinta… tetapi KEMUJURAN.

Bila kamu katakan padanya bahwa ia
adalah satu-satunya hal yang kamu pikirkan,
ia adalah satu-satunya yang akan kau
jaga dengan setia,
itu bukan cinta…  tetapi KATA-KATA GOMBAL.

Arti MENCINTAINYA :

Ketika kamu mampu menerima kesalahan dia,
kelemahan dirinya, keterbatasan kekuatan
fisiknya, karena itu adalah bagian dari kepribadiannya.

Ketika kamu rela memberikan waktumu, hatimu, kehidupanmu, bahkan kematianmu.

Ketika hatimu tercabik bila dia sedih & gagal dalam usaha serta cita-citanya,
dan berbunga-bunga bila ia bahagia, sukses meraih impiannya.

Ketika kamu menangis untuk kepedihannya biar pun ia cukup tegar menghadapinya.
Ketika kamu tertarik kepada orang lain tetapi kamu masih SETIA bersamanya.

CINTA adalah PENGORBANAN
MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI.
CINTA adalah KEMATIAN ATAS SIFAT EGOIS
dan EGOSENTRIS.
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah CINTA…

Semua diatas adalah kata-kata perumpamaan, tapi awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam orang lain.