Behind the code..
Posts tagged Pengantar Sistem Informasi
Management Report
Mei 18th
Schedule Report
Jadwal laporan dihasilkan secara berkala, baik itu harian, mingguan ataupun bulanan, yang didistribusikan secara luas kepada pengguna. Angka penjualan bulanan  dan berbagai informasi produk misalnya, akan memerlukan pelaporan rutin. Laporan mengandung banyak informasi, namun hanya beberapa yang relevan atau berguna. Penggunaan system informasi, dapat digunakan secara cepat pada proses ini, terutama menyangkut keadaan saat itu. Namun perlu diingat, bebrapa manager lebih menyukai hard copy laporan, kecuali bila kecepatan sangat penting.
On Demand Report
Laporan berdasarkan permintaan, sifatnya tidak terjadwal, dan diproduksi berdasarkan permintaan. Laporan jenis ini muncul untuk jenis keadaan tertentu. Misalnya kebutuhan informasi untuk menaggapi keluhan pelanggan tertentu. Laporan jenis ini tidak teratur dan dapat dihasilkan dengan cepat. Keadaan ini tidak teduga sebelumnya.
Exception Report
Manajemen pengecualian memerlukan focus langsung pada situasi yang tidak terkendali. Laporan pengecualian adalah bagian dari fungsi control dalam suatu organisasi, perlunya sinyal tindakan korektif, Â seperti terlambatnya pengiriman material dari pemasok. Kesalahan pelaporan akan terjadi, seperti memo kenaikan tiba-tiba terhadap barang atau proses tertentu, hal ini akan masuk kedalam laporan pengecualian.
Predictive Report
Meramalkan masa depan sangatlah sulit, namun beberapa teknik seperti analisis deret waktu, korelasi dan regresi dan simulasi latihan, adalah metode yang dapat digunakan. Pelaporan secara efektif memenuhi kebutuhan untuk sensitifitas dan sangat penting bagi perencanaan. Â Analisis laba naik/turun terhadap peningkatan volume penjualan dengan biaya variable yang tetap akan menjadi contoh analisis sensitivitas yang khas bagi bisnis. Prediksi sering menggunakan data historis, data tersebut mudah diakses dari sumber data yang valid dan menghasilkan model prediksi atau menghasilkan laporan yang memiliki nilai kecil bagi manajemen.
Summary Report
Laporan jenis ini meringkas informasi dari berbagai sumber. Laporan mulai dari ringkasan eksekutif atau progress proyek, ringkasan laporan tentang masalah operasional tertentu, seperti tingkat produktifitas dan pemantauan proses-proses khusus. Ringkasan dipertukarkan antar tingkat organisasi, dan memainkan peran penting bagi proses komunikasi.
Klasifikasi Sistem Informasi
Mei 18th
Transaction Processing System (TPS)
Sistem informasi transaksi adalah system yang dirancang untuk pemrosesan transaksi sehari-hari. Hal ini memungkinkan berbagai transaksi tradisional digantikan oleh proses otomatis. Transaksi jenis ini memiliki karakteristik, yaitu proses dalam dalam jumlah besar dan sifatnya rutin.
Sistem ini cocok digunakan untuk system kasir, baik itu supermarket, perbengkelan ataupun sejenisnya. System ini diimplementasikan untuk menggantikan system manual, dengan tujuan meningkatkan efisiensi transaksi, layanan pelanggan, dan mengurangi biaya transaksi. Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, system ini tidak jarang dibikin online.
Management Reporting System (MRS)
Sistem manajemen pelaporan adalah system selanjutnya dari pengembangan TPS. Sistem ini dibuat karena kurang memuaskannya TPS dilihat dari sudut kepentingannnya bagi para pengambil keputusan. Komputer memiliki kemampuan penghitungan cepat , dengan fungsi-fungsi logis tertentu, maka dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang bearti bagi para pengambil keputusan (manajemen). Sistem Informasi pelaporan lahir atas dasar kepentingan ini, Yang selanjutnya sering disebut sebagai MRS.
MRS biasanya digunakan bersamaan dengan TPS. Sebagai contoh, sebuah transaksi penjualan dapat diproses dengan menggunakan sebuah TPS untuk mencatat penjualan dan informasi pelanggan. Â Sebuah MRS dapat lebih memproses data ini untuk menghasilkan laporan penjualan rata-rata harian atau pergerakan cepat barang.
Decision Support System (DSS)
Sistem pendukung keputusan (DSS) didesain untuk membantu manajer mengambil keputusan dengan meringkas atau membandingkan data dari sumber daya yang berbeda. Mereka cocok untuk masalah semi-terstruktur dan tidak terstruktur. Sistem pendukung keputusan sering memuat bahasa permintaan, kemampuan analisis statistik, lembaran-lembaran, dan grafis untuk membantu pengambil keputusan untuk mengevaluasi keputusan mereka. DSS adalah jenis MIS yang dikembangkan secara jelas untuk mendukung proses pengambilan keputusan. DSS memfasilitasi dialog antara pengguna, yang sedang mempertimbangkan alternatif solusi masalah, dan sistem, dengan membangun model dan mampu mengakses database. Tipe proses DSS melibatkan pengambilan sebuah model dari model pokok dan mengalokasikan data dari database.
Dengan model, pengguna dapat bertanya pertanyaan jika-maka dengan mengubah satu atau beberapa variabel sebagai input, dan kombinasi dari data dan model, menghasilkan rekomendasi
dari DSS. Database dikelola oleh sistem manajemen database (DBMS), sedangkan model pokok dikelola oleh sistem manajemen basis model (MBMS). Beberapa DSS memungkinkan pengguna menciptakan evaluasi yang lebih baik. Misalnya, wakil presiden pemasaran mungkin ingin mengetahui efek jaringan untuk keuntungan perusahaan jika anggaran iklan menurun. TPS dan MRS biasanya tidak menyediakan jenis informasi ini.
Office Information System (OIS)
Sistem informasi Kantor (OIS) dirancang untuk mendukung tugas-tugas kantor dengan teknologi informasi. Surat suara, sistem multimedia, surat elektronik, video conference, transfer file, dan bahkan keputusan kelompok dapat dicapai dengan sistem informasi kantor. Tujuan akhir OIS adalah untuk menciptakan lingkungan kantor di mana tidak perlu ada kertas yang digunakan (lingkungan tanpa kertas ).
Executive Information System and Support (EISS)
Sistem informasi eksekutif (EIS) dirancang untuk menghasilkan informasi yang cukup abstrak untuk menyajikan seluruh operasi perusahaan dalam versi yang disederhanakan untuk memuaskan manajemen senior. karakteristisnya, manajer senior menggunakan berbagai variasi sumber informasi informal, sehingga sistem komputerisasi informasi hanya mampu memberikan bantuan terbatas. Namun, CEO, wakil presiden senior dan eksekutif, dan dewan direksi juga perlu melacak kinerja perusahaan mereka dan dari berbagai unit, menilai lingkungan bisnis, dan mengembangkan
arah strategis untuk masa depan perusahaan.
Secara khusus, para eksekutif ini membutuhkan keragaman besar informasi eksternal untuk membandingkan kinerja perusahaan mereka dalam kompetisi ini dan untuk menyelidiki kecenderungan umum ekonomi di banyak negara di mana perusahaan dapat melakukan bisnis. Oleh karena itu EIS dirancang untuk mengatasi kebutuhan informasi untuk manajemen senior yang mungkin tidak terbiasa bekerja dengan sistem komputer. Suatu EIS juga menyediakan fitur yang memudahkan digunakan bagi para eksekutif. Suatu EIS menyediakan pengguna grafis berupa mouse atau mengorientasikan pada layar sentuh. EIS lebih memberatkan pada presentasi grafis baik dari pilihan menu dan data.